Subscribe to RSS Feed

Jumat, 08 Juni 2012

CHAPTER 13&14: UANG, BANK, DAN PENCIPTAAN UANG

UANG      
       Uang adalah benda yang telah menjadi alat tukar dan pembayaran yang sah. Karena sebelum ada uang, masyarakat bertransaksi dengan cara barter, yaitu menukarkan barang dengan barang lainnya. Dengan adanya uang kita bisa mendapatkan suatu barang dengan menukarkannya dengan uang tersebut berdasarkan nominal yang telah disepakati.
FUNGSI UANG
1.            Fungsi asli = sebagai alat tukar, satuan hitung dan penyimpan nilai
2.            Fungsi turunan = sebagai alat penimbun kekayaan, pemindah kekayaan dan pembayaran  yang ditangguhkan.
JENIS-JENIS UANG
1.            Uang kartal = terdiri dari uang logam dan kertas
2.            Uang giral = surat berharga yang dapat diuangkan kapanpun jika kita membutuhkan
SYARAT-SYARAT UANG
1.            Diterima secara umum (acceptability)
2.            Harus tahan lama (durability)
3.            Kualitasnya cenderung sama (uniformity)
4.            Dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan tidak mudah dipalsukan (scarcity)
5.            Mudah dibawa, portable dan mudah dibagi tanpa mengurangi nilai (divisibility)
6.            Memiliki nilai yang cenderung stabil dari waktu kewaktu (stability of value)
Teori Uang dan Motif memegang Uang
Macam-macam Uang :
- Uang Kartal: Uang yang diakui dan sah sebagai alat pembayaran baik kertas maupun logam
- Uang Giral: uang yang diakui sebagai alat pembayaran akan tetapi hanya “sah” bagi fihak-fihak yang mengakui dan menerimanya
Motif Memegang Uang
•             Transaksi (Transaction Motive).
•             Berjaga-jaga (Precautionary Motive).
•             Spekulasi (Speculation Motive).
BANK
       Bank adalah suatu badan usah yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan kepada masyarakat dalam bentuk kredit, dll dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat.
JENIS-JENIS BANK
1.            Bank sentral = badan usaha pemerintah yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter suatu negara. tugasnya menjaga stabilitas nilai mata uang, stabilitas sektor perbankan dan sistem finansial secara keseluruhan.
2.            Bank umum = bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
PENCIPTAAN UANG  
       Ada tiga cara menciptakan uang yaitu:
1.            Pertama dengan mencetak uang kertas dan uang logam
2.            kedua melalui pengadaan utang dan pinjaman
3.            ketiga melalui beragam kebijakan pemerintah, seperti pelonggaran kuantitatif
beberapa tahapan Bank Indonesia menerbitkan uang baru yaitu:
1.            Perencanaan pengeluaran rupiah baru
2.            Desain dan spesifikasi uang
3.            Pencetakan uang
4.            Penerbitan ketentuan
5.            Sosialisasi dan edukasi yang baru
Kebijaksanaan Moneter
Kebijaksanaan Moneter adalah kebijaksanaan yang diambil oleh pemerintah, yang berkenaan dengan jumlah uang yang beredar dalam masyarakat.
Kebijakan moneter bertujuan untuk mencapai keseimbangan internal dan keseimbangan eksternal.  Kebijakan moneter adalah upaya untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi secara berkelanjutan dengan tetap mempertahankan kestabilan harga. Untuk mencapai tujuan tersebut Bank Sentral berusaha mengatur keseimbangan antara persediaan uang dengan persediaan barang agar inflasi dapat terkendali, tercapai kesempatan kerja penuh dan kelancaran dalam pasokan/distribusi barang.
Kebijakan moneter dapat digolongkan menjadi dua, yaitu :
1. Kebijakan Moneter Ekspansif / Monetary Expansive Policy Adalah suatu kebijakan dalam rangka menambah jumlah uang yang edar
2. Kebijakan Moneter Kontraktif / Monetary Contractive Policy Adalah suatu kebijakan dalam rangka mengurangi jumlah uang yang edar. Disebut juga dengan kebijakan uang ketat (tight money policy)
Tujuan Kebijaksanaan moneter :
1. Untuk menyesuaikan jumlah uang yang beredar dalam masyarakat
2. Mengarahkan penggunaan uang dan kredit, sehingga nilai uang negara yangbersangkutan dapat dipertahankan kestabilannya
3. Mendorong produsen untuk meningkatkan kegiatan produksinya
4. Mengusahakan agar kebijakan moneter dapat dilaksanakan tanpa memberatkan beban keuangan negara maupun masyarakat

0 komentar:

Posting Komentar